Pengertian Ibadah Agama Islam

  • 22 March 2022
  • Admin

Dalam  membahas pengertian ibadah banyak sekali pengertian yang  menerangkan tentang ibadah. Secara etimologi pengertian ibadah adalah tunduk atau merendahkan diri. Dan pengertian ibadah secara umum adalah  perbuatan yang mendekatkan diri kepada sang pencipta atau tuhan . yang dikerjakan secara terus-menerus hingga waktu yang tidak ditentukan.

Untuk  pengertian ibadah di dalam agama islam  yang sesuai dengan syariat, di setiap difenisi para ulama tidak ada yang sama tetapi dengan tujuan yang sama dan salah satu definisi yang terbaik dan juga lengkap  adalah dari  Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah. Dan beliau Rahimahullah, memberikan pendapat   Sebagai berikut,

“ Ibadah adalah suatu istilah yang merangkum segala yang dicintai allah dan diridhai-nya, baik berupa perkataan maupun perbuatan, yang tersembunyi (batin) maupun yang nampak (lahir). Maka shalat, zakat, puasa, haji, berbicara jujur, menunaikan amanah, berbakti kepada kedua orang tua, menyambung tali kekerabatan, menepati janji, memerintahkan yang ma’ruf, melarang dari yang munkar, berjihad melawan orang-orang kafir dan munafiq, berbuat baik kepada tetangga, anak yatim, orang miskin, ibnu sabil (orang yang kehabisan bekal di perjalanan), berbuat baik kepada orang atau hewan yang dijadikan sebagai pekerja, memanjatkan do’a, berdzikir, membaca Al Qur’an dan lain sebagainya adalah termasuk bagian dari ibadah.

Begitu pula rasa cinta kepada Allah dan Rasul-Nya, takut kepada Allah, inabah (kembali taat) kepada-Nya, memurnikan agama (amal ketaatan) hanya untuk-Nya, bersabar terhadap keputusan (takdir)-Nya, bersyukur atas nikmat-nikmat-Nya, merasa ridha terhadap qadha/takdir-Nya, tawakal kepada-Nya, mengharapkan rahmat (kasih sayang)-Nya, merasa takut dari siksa-Nya dan lain sebagainya itu semua juga termasuk bagian dari ibadah kepada Allah.” (Al ‘Ubudiyah, cet. Maktabah Darul Balagh hal. 6).

Dari definisi diatas ibadah terbagi menjadi tiga yaitu ibadah hati, ;lisan dan ibadah anggota badan. Teruntuk ibadah hati terdapat perkara-perkara berhukum wajib, sunnah ,mubah dan makruh aatu haram. Begitu juga ibadah yang lainnya yaitu ibadah lisan dan anggota badah   ada yang wajib,sunnah,mubah , makruh dan haram. Dan dari yang dijelaskan semuanya kalau dijumlah terdapat 15 bagian .  itu keterangan singkat yang terdapat di kandungan Ibnul qayyim  yang dinukil dari Syaikh Abdurrahman bin hasan dalam Fathul majid

Cukup dengan penjelasan pengertian ibadah dari Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah. Maka seseorang yang merendahkan dirinya kepada Allah  dan orang tersebut mengerjakan keislaman dengan cara fisik tetapi tidak dipadukan dengan unsur rohani  seperti rasa cinta kepada Allah Subhanahu wata’ala dan juga tidak dengan mengagungkan  kepadanya maka hal tersebut  bukan termasuk dari hmab yang  benar-benar beribadah kepadanya. Perilaku seperti ini disebut dengan orang yang munafik yang dimana secara lahir bersama umat islam,dan sudah mengucapkan syahadat dan telah mengerjakan rukun islam yang lainnya  tetapi jika hati mereka masih merasakan kedengkian dan permusuhan  dalam ajaran islam

MACAM MACAM PENGHAMBAAN

Syaikh  Muhammad bin shalih Al ‘ Utsaimin  rahimahullah  juga menjelaskan kalau penghambaan  dibagi menjadi tiga yaitu penghambaan khusus, penghambaan umum dan penghambaan sangat khusus. Dan definisi dari ketiga penghambaan tersebut  sebagai berikut:

Penghambaan umum adalah penghambaan  dari sifat rububiyah Allah ( berkuasa,mencipta ,mengatur).  Penghambaan ini  meliputi semua makhluk  Allah ta'ala berfirman

Artinya: “Tidak ada sesuatupun di langit maupun di bumi melainkan pasti akan datang menemui Ar Rahman sebagai hamba.” (QS. Maryam [19] : 93).

Penghambaan khusus adalah suatu penghambaan yang berupa ketaatan secara umum . Allah ta'ala berfirman

Artinya:  “Dan hamba-hamba Ar Rahman adalah orang-orang yang berjalan di atas muka bumi dengan rendah hati.” (QS. Al Furqan [25] : 63).

penghambaan sangat khusus adalah penghambaan para Rasul ‘alaihimus shalatu was salam. Hal itu sebagaimana yang Allah firmankan tentang Nuh ‘alaihissalam

Artinya :  “Sesungguhnya dia adalah seorang hamba yang pandai bersyukur.” (QS. Al Israa’ [17]: 3).

Allah juga berfirman tentang Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam

Artinya “Dan apabila kalian merasa ragu terhadap wahyu yang Kami turunkan kepada hamba Kami (Muhammad)…” (QS. Al Baqarah [2] : 23).

Begitu pula pujian Allah kepada para Rasul yang lain di dalam ayat-ayat yang lain. penghambaan jenis kedua dan ketiga ini bisa juga disebut ‘ubudiyah syar’iyah (Al-Qaul Al-Mufid I/16, Syarh Tsalatsatul Ushul, hal. 38-39).

Begitulah penjelasan singkat tentang pengertian Ibadah dalam islam  semoga bermanfaat