Peran Zakat

  • 21 May 2021
  • Admin

Zakat di islam ada dua jenis nya yang biasa digunakan sebagai membantu  dalam  pengurangan kemiskinan yaitu zakat maal atau zakat harta dan zakat profesi.  Untuk penerima zakat ada delapan golongan  yaitu fakir,miskin,amil,muallaf,riqab (membebaskan budak atau hamba sahaya),gharim, fisabilillah dan juga ibnu sabil.

Untuk jenis zakat maal adalah zakat yang hasilnya dari perniagaan,pertanian,pertambangan,hasil laut, emas dan perak. 

Kalau zakat profesi  merupakan zakat yang disalurkan dari hasil profesi  bila harta yang dimiliki sudah mencapai nisab. Untuk hasil profesi yang didapat dari sumber pendapatan seperti pegawai swasta , konsultan,notaris, pegawai negeri.  Ulama ahli fikih  kontemporer berpendapat dan juga sepakat jika hasil dari profesi termasuk juga harta yang wajib dikeluarkan zakatnya.

indonesia adalah Negara yang memiliki penduduk yang beragama islam terbesar di dunia. Jadi zakat di Indonesia mempunyai peluang yang sangat besar jika dapat dilaksanakan dengan optimal. Oleh karena itu kalau saja zakat bisa dilakukan dengan baik secara maksimal ,maka masalah kemiskinan di Negara ini bisa teratasi  dengan baik. Seperti yang dikatakan oleh kepala BAZNAS, Menurutnya  jika Setiap tahunnya Indonesia mempunyai peluang zakat yang akan semakin terus naik pada setiap tahunnya.

Oleh karena itu setiap dana zakat yang terkumpul, bisa langsung disalurkan kepada yang membutuhkan  dan  Dana zakat juga bisa dipakai untuk membantu para UMKM yang memiliki usaha menjual produk halal dan juga bisa menjadikan instrument di bidang keuangan syariah dalam pengembangan usaha. Dengan begitu dana zakat juga menjadi salah satu pendukung industri Halal Di Indonesia.